Peran Program Jiwitan Si Manis dalam Menekan Angka Stunting di Kecamatan Maron
Maron, 2/12/25: Program Jiwitan Si Manis (Jiwitan Si Minimal seribu / duaribu Per Hari) merupakan sebuah inovasi sosial yang digagas oleh Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, sebagai bentuk kepedulian kolektif Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap upaya penurunan angka stunting pada balita. Program ini dilaksanakan melalui gerakan sederhana namun berkelanjutan, yaitu dengan mengisi kotak Jiwitan Si sebesar Rp500 setiap hari oleh seluruh ASN di lingkungan Kecamatan Maron.
Kotak Jiwitan Si ditempatkan di masing-masing unit kerja dan akan dibuka serta dihitung setiap satu bulan sekali oleh tim yang telah ditunjuk secara transparan dan akuntabel. Dana yang terkumpul selanjutnya dikelola dan dimanfaatkan secara khusus untuk pembelian kebutuhan gizi balita, seperti susu, makanan tambahan bergizi, vitamin, dan kebutuhan pendukung lainnya yang menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak.
Penentuan balita penerima manfaat didasarkan pada data yang bersumber dari Puskesmas, sehingga bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran, terutama bagi balita yang terindikasi stunting maupun berisiko stunting. Pelaksanaan program ini juga melibatkan kader Posyandu dan perangkat desa sebagai mitra dalam proses penyaluran bantuan di lapangan.
Program Jiwitan Si Manis ini secara resmi dilaunching bertepatan dengan pelaksanaan apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI Senin, (1/12/25), sebagai simbol komitmen ASN Kecamatan Maron dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan meningkatkan kualitas generasi masa depan. Melalui program ini, diharapkan tumbuh semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta sinergi lintas sektor dalam menciptakan Kecamatan Maron yang lebih sehat dan bebas stunting.
Berita Lain
- Tim Penilai SKK tinjau lapang di 6 kecamatan dengan nilai tertinggi
- Serah terima kotak Jiwitan si Manis
- Rapat Koordinasi Persiapan Lomba Drumband Tingkat Kabupaten Probolinggo
- Refleksi Tahun Baru, Kecamatan Maron Perkuat Sinergi Bersama Warga dan Organisasi Masyarakat
- Istiqosah dan doa bersama untuk para korban bencana di Aceh, Sumbar dan Sumut
- Lokakarya Penguatan Implementasi Rencana Aksi Tuberkulosis (RAD-TBC) melalui Pelaksanaan Desa/Kelurahan Siaga TBC