Topografi

       Topografi Kecamatan Maron berada di dataran dengan ketinggian bervariasi dari 10 hingga 100 meter di permukaan laut (mdpl), dengan ibukotanya berada di ketinggian kurang lebih 70 mdpl, wilayah teringgi adalah bagian selatan yaitu Desa Sumberdawe yang memiliki bukit kecil yang apabila dikelola dengan baik akan berpotensi menjadi tempat wisata.

Kondisi topografi yang relatif datar menyebabkan:

  • Lahan pertanian sawah berkembang cukup luas.
  • Akses transportasi antar desa relatif mudah.
  • Cocok untuk permukiman dan kegiatan perdagangan.
  • Risiko genangan atau banjir dapat terjadi pada musim hujan di beberapa lokasi dataran rendah, namun dengan penglolaan infrastruktur yang baik terutama pengerukan saluran irigasi dan drainase dengan pengendapan tanah di saluran serta instalasi pembuangan sampah yang memadai, maka wilayah maron akan lebih aman dari banjir.