Forkopimcam Maron Hadiri Pemberian Santunan Anak Yatim Piatu pada Peringatan 10 Muharram 1448 H
MARON – Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah, masyarakat Dusun Krajan Pasar menggelar kegiatan Pemberian Santunan Anak Yatim Piatu di Masjid Baitan Nur Timur Pasar Lama RT 13 RW 04, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, pada malam Rabu (24/6/2026). Kegiatan sosial yang telah menjadi tradisi tahunan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri ratusan masyarakat yang memadati area masjid.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Maron yang dipimpin oleh Camat Maron, Nurhafiva, S.Pi., M.AP, didampingi unsur TNI, Polri, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, para donatur, serta masyarakat Desa Maron Kidul.
Dalam sambutannya, Camat Maron menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia, masyarakat, serta para donatur yang setiap tahun terus menunjukkan kepedulian kepada anak-anak yatim piatu. Menurutnya, keberlangsungan kegiatan tersebut merupakan bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa makna utama santunan bukan hanya terletak pada nilai materi yang diterima, tetapi lebih kepada perhatian, kasih sayang, dan dukungan moral yang diberikan kepada anak-anak yatim piatu agar mereka tetap memiliki semangat dalam menjalani kehidupan dan meraih cita-cita.
"Yang terpenting bukanlah besar kecilnya santunan yang diberikan, melainkan perhatian dan kepedulian kita kepada anak-anak yatim piatu. Mereka adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Melalui perhatian, kasih sayang, dan dukungan dari masyarakat, kita berharap mereka tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki harapan besar untuk menyongsong masa depan yang lebih baik," tutur Camat Maron.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 25 anak yatim piatu menerima santunan sebesar Rp1.380.000 per anak. Nominal tersebut merupakan hasil penghimpunan donasi dari masyarakat Desa Maron Kidul serta para dermawan dari berbagai daerah, termasuk di luar Kecamatan Maron, yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi kebahagiaan.
Besarnya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan masih terpelihara dengan baik. Tradisi santunan anak yatim yang telah berlangsung selama bertahun-tahun ini menjadi salah satu bentuk nyata penguatan solidaritas sosial sekaligus implementasi ajaran Islam yang mendorong umatnya untuk memuliakan dan menyayangi anak-anak yatim.
Melalui peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah, diharapkan semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama semakin mengakar di tengah masyarakat. Pemerintah Kecamatan Maron juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga tradisi kebaikan ini sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing menuju terwujudnya Kabupaten Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah-Religius, dan Eksis Berdaya Saing).
Semoga kegiatan santunan anak yatim piatu ini senantiasa membawa keberkahan bagi para penerima, para donatur, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi, sekaligus menjadi inspirasi untuk terus menebarkan kepedulian dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Berita Lain
- Kunjungan Mendadak Bupati Probolinggo Menambah Semangat dan Motivasi Aparatur Kecamatan Maron
- Patroli Kamtibmas terpadu
- Mahasiswa KKN 144 UINSA Perkuat Upaya Pencegahan Stunting melalui Edukasi Gerakan Peduli Tumbuh Kembang Anak
- "Probolinggo Marching Championship 2025"
- Malam Puncak Sepak Bola Dunia: Antusiasme Warga Maron Menyambut Final Piala Dunia 2026
- Delapan Tahun Menanti: Durian dari Biji Akhirnya Berbuah di Maron Wetan